Dinas Ketahanan Pangan Salurkan Saprodi serta Bibit Cabai dan Jahe untuk Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Kominfo |
28 September 2026 |
Dibaca 6 kali |
Penyerahan bantuan bibit cabai dan jahe dalam media polybag kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bougenvile, Desa Noman.
Musi Rawas Utara — Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan sarana produksi (saprodi) cabai serta bibit cabai dan jahe kepada sejumlah kelompok masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal September hingga 27 September 2026.
Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Marfriandi, H.A., S.Pt., M.Pt. Bantuan diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan produktif.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan pangan secara mandiri sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan kegiatan pertanian skala rumah tangga. Selain tanaman cabai, bantuan juga mencakup tanaman jahe sebagai salah satu komoditas hortikultura dan empon-empon yang dapat dikembangkan di lingkungan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, bantuan dibagi menjadi dua jenis alokasi. Bantuan saprodi cabai berupa paket benih cabai, POC, insektisida, herbisida, plastik mulsa, dolomit, serta sarana pendukung lainnya disalurkan kepada Pondok Pesantren Manarul Huda di Desa Srijaya Makmur, Kecamatan Nibung; Kelompok PKK Lesung Batu; serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Desa Noman Baru.
Sementara itu, bantuan bibit cabai dan jahe yang telah ditanam dalam media polybag disalurkan kepada KWT Subur Jaya Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, serta KWT Bougenvile Desa Noman.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Marfriandi, mengatakan bantuan tersebut perlu dimanfaatkan dan dirawat secara optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima. Selain mendukung ketersediaan pangan, pengembangan tanaman cabai dan jahe diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
Menurutnya, pemanfaatan bantuan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal. Karena itu, penerima bantuan diharapkan dapat mengelola sarana produksi dan bibit yang diberikan dengan baik hingga menghasilkan panen yang optimal.
Dinas Ketahanan Pangan juga akan melanjutkan pendampingan teknis dan pemantauan terhadap perkembangan pertanaman di masing-masing lokasi penerima. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sesuai tujuan program.
Melalui penyaluran bantuan saprodi serta bibit cabai dan jahe ini, Dinas Ketahanan Pangan mendorong masyarakat untuk semakin produktif memanfaatkan lahan yang tersedia. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Berita Terpopuler
H. Inayatullah menjadi Plt. Bupati Musi Rawas Utara Setelah H. Devi Suhartoni Cuti Pilkada 2024
24 September 2024 |
6353 Kali
Sinergi Dinas Ketahanan Pangan dan PKK Muratara Monitoring Bantuan Cabai dan Jamur Tiram di Rawas Ulu
06 Maret 2026 |
5429 Kali
Bupati dan Pandam II/SWJ Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP)
17 April 2025 |
5377 Kali
Bupati Muratara Sambut Personil Batalyon 846/KS Berlangsung Meriah
01 Juli 2025 |
3062 Kali
Bupati Muratara Apresiasi Langkah BPS, Angka Kemiskinan di Musi Rawas Utara Turun jadi 15,25 Persen
06 Oktober 2025 |
2829 Kali
Arahan Presiden Jokowi Langsung Ditindaklanjuti, PLN Segera Atasi Pasokan Listrik di Muaratara
03 Juni 2024 |
2755 Kali
Desa Sosokan dan Napalicin akan dibangun BTS (Base Transceiver Station) Telkomsel
09 Oktober 2024 |
2606 Kali
Peringatan HUT RI Ke-79 Kabupaten Muratara Momen Menyatukan Berbagai Unsur
17 Agustus 2024 |
2507 Kali
Info Grafis