BUPATI MURATARA

WAKIL BUPATI MURATARA

Polling

Bagaimana Tampilan Website ini ?

Bagus Sekali
Lumayan Bagus
Sederhana
Tidak Menarik

  Hit Today :
  Total Hit :
  Visitor Online :
  Total Visitor :
  IP Anda : 54.92.173.9

Website Resmi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara

Jl. Lintas Sumatera Kab. Musi Rawas Utara Sumatera Selatan

Home EKONOMI Dua Tahun Kepemimpinan, Angka Kemiskinan Muratara Menurun

Dua Tahun Kepemimpinan, Angka Kemiskinan Muratara Menurun

Diposting Tanggal: 08 Mar 2018 | Dilihat : 215 Orang | EKONOMI

MURATARA-  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dinilai berhasil menurunkan angka kemiskinan penduduknya. 

Berdasarkan rilis BPS Musi Rawas,  Kabupaten Muratara tercatat angka persentase kemiskinan  di tahun 2016  sebesar 20.00 persen. 

Namun di Tahun 2017 persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Muratara sebesar 19,49 persen,  

Hal ini menunjukkan angka kemiskinan mengalami penurunan jika dibandingkan dengantahun 2016, sebanyak 36.460 jiwa, 

Kepala BPS Musi Rawas,   Aidil Adha, penghitungan jumlah penduduk berdasar kan Garis Kemiskinan, yaitu batas kemampuan memenuhi kebutuhan dasar(basic needs approach) makanan dan non makanan yang diukur dari sisi pengeluaran berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional(SUSENAS 2017) dan Survei Sosial Ekonomi Daerah (SUSEDA 2017).

Dikatakan Aidil Adha,  jadi Penduduk miskin adalah rata rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan, batas garis kemiskinan di kabupaten Muratara sebesar Rp. 417.875 perkapita perbulan,

"Artinya jika kita ilustrasikan satu Rumah Tangga yaitu ayah, ibu dan 2 orang anak menggantungkan hidup pada seorang kepala Rumah Tangga yang penghasilannya hanya Rp 1.500.000 per bulan maka Rumah Tangga itu tergolong rumah tangga miskin,"utaranya. 

Kepala Bappeda Muratara Erwin Syarif mengatakan penurunan kemiskinan ini dikarenakan sudah mulai berjalannya program-program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Muratara khususnya Bupati Muratara, 

Lanjutnya program yang sudah terlaksana dengan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, pelayanan pendidikan bagi masyarakat miskin, pemberdayaan komunitas adat tertinggal.

Begitu juga  Industri pengolahan sirup jeruk, penyediaan air bersih dan mck bagi mayarakat dan program bantuan lainnya, 

"Meskipun program-program ini belum optimal dilakukan, namun sudah menampakkan hasil, penanggulangan kemiskinan ini tidak lah berlangsung instan seperti membalik telapak tangan, tapi semua itu harus melalui proses yang panjang, dan butuh keselarasan saling dukung antar OPD terkait,"ungkap Erwin Syarif. 

Sementara itu Bupati Muratara H.Syarif Hidayat mengucapkan rasa syukurnya atas keberhasilan  yang diperoleh Kabupaten Muratara. Apalagi yang menilai BPS. 

" Alhamdulillah dalam kurun waktu 2 tahun kita sdh menurunkan angka kemiskinan yg cukup signifikan,"ungkapnya.

Lanjut H. Syarif Hidayat meskipun  seperti diketahui  bahwa angka kemiskinan di kabupaten Muratara masih sangat tinggi dan lagi Muratara masuk salah satu kabupaten tertinggal, 

"Namun dengan semangat Muratara Bangkit , kita jajaran Pemkab Muratara tetap berkomitmen untuk terus menekan angka kemiskinan dan melepas status Kabupaten Tertinggal, Insya Allah dgn sinergitas dan soliditas semua OPD di Muratara kemiskinan penduduk dan ketertinggalan kita ini, akan kita tuntaskan,"utaranya. (rls kominfo)